Kawasan Hutan Leuser Aceh siap berganti baju ?

 
 

13666585121173245289

Leuser

“Wilayah hutan lindung akan di alih fungsi menjadi hutan produksi, termasuk pertambangan..segera?” , ini sangat menakutkan selepas membaca berita yang mengabarkan bahwa hutan lindung Aceh akan di kuliti oleh perusahaan-perusahaan besar, dan kabarnya lagi ada dukungan hebat yang telah memberikan peluang besar untuk perusahaan itu guna mengkuliti hutan lindung Aceh yang sangat di banggakan saat ini dan itu termasuk kawasan hutan Leuser yang sudah menjadi Hariatage of Sumatra yang di tetapkan oleh UNESCO. Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) adalah bencana bagi masyarakat aceh saat ini, dari luas hutan yang akan di kurangi itu sebesar 1,2 juta hektar dan itu sama dengan 20 kali luas kota jakarta.  Hal ini sangat di sayangkan atas keputusan periode pemerintahan pada peralihan hutan lindung ke hutan produksi, mereka menyebutkan peralihan ini adalah project baik untuk kebun raya di Aceh dengan produksi besar baik kayu juga mineral – emas dan dapat mensejahterakan rakyat Aceh secara keseluruhan. dari isu ini belum apa apa saja sudah tercium kasus korupsi untuk kedepan, masa depan Aceh agar tetap menjadi paru paru dunia semakin sirna dan menghilang akibat isu ini. bukan itu saja, atas peralihan hutan lindung ini akan banyak satwa yang akan punah seperti badak, harimau, orang utan dan satwa endemik lainnya seperti yang telah dikampanyekan sebelumnya oleh Greenpeace Protect Paradise. belum lagi bencana yang akan di landa masyarakat pinggiran hutan seperti banjir bandang dan longsor.

Hutan di Indonesia dalam masa kritis karena penebangan yang terus dan terus tanpa ada henti untuk perusahaan-perusahaan besar, padahal Kehidupan masyarakat di pinggiran hutan saat ini sangat bergantung dari Sumber daya alam di sekitar kawasan nya, baik itu dari jenis hutan yang bisa di mamfaatkan maupun jenis yang dilindungi oleh pemerintah (kayu/pohon). namun tidak dapat kita pungkiri bahwasanya mereka sangat bergantung pada apa yang ada di hutan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari – hari.

entahlah, aku yang penikmat untuk menikmati keindahan hutan hujan indonesia mungkin hanya bisa ku nikmati di masa generasiku saja, belum tau nanti di masa depan. apakah hutan hanya dalam gambar foto-foto yang kita rekam atau bahkan anak anak cucu kita terdiam dan berfantasi ketika mendengar kata ‘Hutan’.  #ProtectParadise sekarang !