“Hutan akan diselamatkan oleh Bencana”

Gambar

Selepas PilPres, jika ingin memasuki Hutan Aceh diwilayah mana pun harus memiliki surat resmi melebihi simaksi dari TNI. *Kiamat Sugra.

Sangat disarankan untuk mengumpulkan semua foto Hutan Aceh, sebelum menyesal kita nanti hanya melihat dari dalam jendela mobil.

Sumber air dari Hutan Aceh akan di jaga ketat oleh Militer, tidak ada kesempatan mencicipi langsung. HPH akan meluas di 2015.

Kawasan Taman Nasional Hutan Gunung Leuser akan hilang dari daftar warisan dunia yang dibuat oleh UNESCO. segera !

Benar, kita tidaklah akan cepat berdampak saat ini. namun akan sangat terasa jika nanti kita mengeluh ketika air mineral akan sangat Mahal.

Sementara rakyat Aceh sangat bangga dengan Hutan yang merupakan paru paru dunia dan sebuah wujud apresiasi dunia sebagai penyeimbang udara.

Bukan rahasia jika didalam kawasan hutan lindung Aceh banyak pembalakan liar, pembukaan lahan baru untuk berkebun.

Jujur aku sangat sepakat jika rakyat Aceh sendiri yang memamfaatkan SDA nya, biarkan mereka menebang pohon, biarkan mereka membuka lahan.

masyarakat Aceh tidak akan mampu menghabisi SDA Aceh dalam 7 keturunan, ketika mereka masih memaknai hutan dalam hukum Adat.

“Kearifan masyarakat Aceh juga terdapat dalam larangan menebang pohon pada radius sekitar 500 meter dari tepi danau 200m dari tepi mata air & kiri-kanan sungai pada daerah rawa, sekitar 100m dari tepi kiri-kanan sungai, sekitar 50m dari tepi anak sungai”

adat Aceh terdapat pantangan masuk hutan atau hari-hari yang dilarang. Karena orang Aceh kental keislamannya. seperti hari hari besar.

Dari hal tersebut, aku akan rugi jika kita menyalahkan masyarakat yang menebang di hutan sana, yang membuka lahan. ingat mereka butuh makan.

Mungkin kita berteriak “bajingan” untuk para penebang hutan, kita salahkan masyarakat yang tidak sekolah terkadang. dulu termasuk aku !

Satu orang pemuda dewasa hanya mampu menebang 1 batang pohon, yang hanya di bayar Rp. 50.000 perhari, sudah makan dan sewa kerbau Rp. 25.000

“Jika saya tidak bekerja seperti ini, kami harus mencari uang dimana ? bagaimana menafkahi hidup istri dan anak anak kami ? ” | …

Penangkapan juga banyak terjadi pada penebang liarnya saja, sementara penegak hukum mengetahui cukong nya itu siapa dan dimana. ini sakit ūüė¶

“Hutan akan diselamatkan oleh Bencana” – sebuah ungkapan yang terlalu dalam dan pesimis untuk kita menyuarakan penyelamatan hutan Aceh.

Iklan

Kopi Gayo untuk Dunia ? very late post “2011

Kopi merupakan komoditas ekspor yang mempunyai nilai ekonomis relatif tinggi di pasaran dunia, kopi asal Gayo cukup terkenal di dunia karena memiliki aroma dan kenikmatan yang khas dan jika di cupping atau di test rasa dan aroma di daerah gayo hampir memiliki cita rasa kopi yang ada di seluruh dunia, ini di akibatkan karena faktor ketinggian dan beberapa unsur lain yang menjadikan kopi gayo adalah yang terbaik.
Kopi dari daerah gayo juga merupakan kopi termahal di dunia ini terbukti pada saat pameran kopi dunia yang diselenggarakan organisasi Specialty Coffee Association of America (SCAA) di Portland, Oregon Convention Center, Amerika Serikat.
Namun, ironisnya, di tengah semakin terkenalnya kopi gayo, ternyata petaninya masih hidup miskin. ini adalah permasalahan yang sangat sensitif karena akan membuat petani sulit untuk berkembang secara cepat dan akan menjadi kurang motivasi para petani nanti nya untuk menjaga kualitas kopi terbaik saat ini.

Aceh, kebun sawit yang diklaim tidak merusak lingkungan ?

Deforestasi

  Pertanian dan Perkebunan merupakan salah satu sektor penting untuk negara sedang berkembang seperti Indonesia,  satu nya adalah kebun kelapa sawit.  Sawit yang dapat menghasilkan minyak mentah (CPO) mampu memberikan keuntungan besar untuk indonesia,  terlebih dalam bursa saham internasional.

Minyak mentah yang dihasilkan oleh kelapa juga sangat dibutuhkan untuk kebutuhan manusia sehari-hari, seperti minyak goreng, sabun/shampoo, bahan bakar dan lain-lain. namun harus dilihat dari sisi lain bahwa sawit merupakan ancaman yang terbesar bagi hutan Indonesia sendiri, mengapa? dari penanaman sawit tersebut memerlukan lahan yang basah dan lahan baru. salah satu lahan terbaik sawit adalah kawasan hutan / lahan gambut yang saat ini menjadi prioritas untuk dilestarikan.  Ancaman ini selalu hadir akibat pembukaan kebun sawit, membuka hutan demi permintaan pasar internasional dengan hasil panen sawit yang baik, hutan di babat, lahan dibakar adalah bencana awal yang akan mendatangkan bencana besar nantinya.

Beberapa hari lalu¬†Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) menggelar “Workshop Industri Perkebunan Kelapa Sawit yang Berkelanjutan”, di Hotel berbintang -Hermes Hotel. ¬† ¬†¬†Kutipan yang membuat saya “TERPUKAU” adalah : “Potensi pengembangan kelapa sawit di Aceh sangat besar. Selain banyak lahan yang masih kosong, tanaman tersebut juga dapat ditanam di lahan kritis, sehingga memberikan dampak yang besar bagi peningkatan perekonomian Aceh, serta tidak merusak lingkungan.”¬† – angin surga ini¬†dikeluarkan oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpian Pusat (DPP) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Asmar Arsjad. ¬†(Sumber:¬†http://aceh.tribunnews.com/2014/04/02/potensi-kelapa-sawit-aceh-cukup-besar¬†)

Mencurigakan, itu yang terlintas dibenak pikiran ku ketika pak Asmar Arsjad mengatakan, ” tidak benar isu negatif tentang sawit yang menyerap air terlalu banyak dan menggangu keseimbangan lingkungan” ¬†.. –¬†Penelitian yang saya cari bahwa ¬†*Satu batang pohon kelapa sawit, menyedot 20 sampai 40 liter sehari, dan dapat menyedot air sampai kedalaman 5,2 meter, seperti diamati di Pantai Gading, Afrika Barat (Kallarackal, Jeyakumar & George 2004: 52,), ukuran itu untuk satu batang pohon sawit, bagaimana pohon nya ribuan, jutaan ?* ¬†dan dari ¬†satu sisi saya melihat kasus yang terjadi baik di Kalimantan dan yang baru saat ini terjadi di Riau soal kebakaran hutan karena membuka lahan perkebunan sawit, banyak kasus lain yang terjadi baik konflik antara Warga dan perusahaan, ada juga konflik satwa dan manusia. ¬† Jelas itu terjadi karena perebutan kawasan, di Kalimantan pembukaan lahan sawit yang secara membabi buta memusnahkan habitat OrangUtan, ¬† di Riau sendiri pembukaan lahan sawit memusnahkan habitat Harimau dan Gajah, belum lagi sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan nya hingga di backup pasukan bayaran untuk menjaga dan memusnahkan penduduk asli –> contoh kasus (Suku Anak Dalam).

Apakah bencana ini akan terjadi juga di Aceh ? .. iya, bencana itu akan terjadi juga di Aceh jika perusahaan sawit masuk membabi buta ke Nanggroe kaya sumber daya alam. kalau dikatakan bahwa PAD akan meningkat karena sawit itu sangat benar, namun apakah itu bisa menjamin rakyat Aceh juga akan sejahtera ? apakah hutan Aceh bisa lestari ? omong kosong apalagi yang akan dilontarkan oleh pemerintah Aceh selanjutnya ?

Mengatakan isu kafir yang membuat sawit jadi negatif di mata masyarakat Indonesia, lalu CPO yang dihasilkan nanti di jual kemana? ke pedagang asongan ? atau ke mak yang meukat ranup di depan mesjid raya ? – ungkapan yang aneh, angin surga yang dihembuskan juga sangat kuno sekali. ¬† ¬†Entahlah.. terkadang manusia terlalu sibuk dengan sifat kepahlawanannya, ¬†menganggap diri sebagai khalifah yang memperbaiki ekosistem lingkungan Aceh, ¬† padahal jika ditelaah pada Alquran , Surat Al -baqarah ayat 11-12 –¬†‚Äú Dan bila dikatakan kepada mereka:‚ÄôJanganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi‚Äô. Mereka menjawab: ‚ÄôSesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan‚Äô.(11). Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. (12). “

Kebijakan ada di Pemerintahan Aceh, kita masyarakat Aceh hanya bisa melihat dan menangisi dari balik semak-semak yang terbakar. Salam.